<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Me and my life</title>
	<atom:link href="http://theonlyossy.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://theonlyossy.blogdetik.com</link>
	<description>Melanjutkan Blog yang lalu, berbagi cerita tentang kehidupanku sebagai emak2</description>
	<pubDate>Wed, 09 May 2012 03:59:20 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>about ASI (again)</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2012/05/09/about-asi-again/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2012/05/09/about-asi-again/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 03:59:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[baby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Ngebahas yg lagi hot nih, apalagi klo bukan tentang pengumuman SUFOR  yang mengandung bakteri yg bisa mengakibatkan meningitis (radang selaput  otak).
Aku sih ga mau ngebahas tentang pro kontranya, ga mudeng juga , cuma ingin sharing tentang esensi dari indahnya menyusui..
case 1: ini dari status seorang teman di fb yang langsung dikomentari  dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ngebahas yg lagi hot nih, apalagi klo bukan tentang pengumuman SUFOR  yang mengandung bakteri yg bisa mengakibatkan meningitis (radang selaput  otak).<br />
Aku sih ga mau ngebahas tentang pro kontranya, ga mudeng juga <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" alt="" />, cuma ingin sharing tentang esensi dari indahnya menyusui..</p>
<p>case 1: ini dari status seorang teman di fb yang langsung dikomentari  dengan bertubi2. “semoga semua ibu bayi di seluruh dunia asinya lancar,  biar ga pake susu formula, karena asi is the best” banyak pro kontra,  tp yg paling menarik perhatianku adalah komentar salah seorang temannya  yg bilang bahwa anaknya ‘terpaksa’ berenti ASI karena dia sibuk kerja,  tp dia tetap mengharap anaknya jadi orang hebat karena dia dan suaminya  akan memberikan makanan dan pendidikan yang berkualitas. si temannya itu  juga bilang klo dulu dia dan suaminya cuma asi bbrp bulan aja, tapi  tetap bisa kuliah di universitas ternama, dan jadi ’seseorang’</p>
<p>case 2: dari status teman yang lain di fb juga, komentarnya pun  bertubi2, malah saling mengomentari antar komentator. udah lupa sih  lengkapnya dia nulis apa, yg jelas dia bilang anaknya ga mau pake dot,  padahal dia ingin mentraining si anak supaya bisa pake dot saat dia  tinggal sebentar ato saat pergi ke tempat umum (dia FTM)</p>
<p>case 3: ini dari pengalaman sepupuku yang punya anak, hanya disusui  sampe 3 bulan, kemudian dilanjutkan sufor, karena katanya asinya  berhenti begitu saja, eh ga lama kemudian dia hamil lagi <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/tongue.png" alt="" />.  nah anak2nya itu ga asi kan tuh, tp tumbuh normal, terutama anak  pertama yang udah pandai bicara sejak sebelum umur 1 tahun, dan juga  pandai bersosialisasi.</p>
<p>Apa sih menyusui itu? klo secara bahasa inggrisnya breastfeed,  berarti memberi makan dari ‘breast’ yaitu PD ibu, not PD cow. Ga usah  dijelaskan lagi klo ASI itu sumber makanan utama untuk bayi, baik dari  segi kandungannya, maupun dari segi emosionalnya.</p>
<p>okey kita teliti per kasus:<br />
untuk case 1, aku cuma pengen bilang, “hey please, this is not just  about to make your child smart because you breastfeed them”, mungkin  patokan orang tentang ASI tuh kadar kepintaran ya, coba kita hitung,  berapa anak ASI yang pintar, n berapa anak SUFOR yang pintar, ada ga  data statistiknya? pintar itu dari segi apa? ga tau deh.. <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/embarassed.png" alt="" />,  apa harus jadi dokter dulu baru ketauan tuh anak pinter *sigh*. nah,  klo dari segi kesehatan / daya tahan tubuh baru boleh dibandingin deh,  mungkin ada juga data statistiknya. udah banyak terbukti klo anak ASI  tuh jarang berkunjung ke dokter.<br />
case 2, si ibu pengen ngasih dot, tp bukan sufor, melainkan ASInya  sendiri. Klo menurutku yaa, klo working mom ga apa2 lah, tp klo dirumah  aja mah ngapain pake dot segala, malah ga praktis kan?<br />
case 3, ini ada nyambungnya sama case 1, kadar kepintaran anak ga hanya  bisa dipatok dari susu yang dia minum. banyak kok anak yang kurang  mampu, yg juga ga minum ASI, yg mungkin dikasih air tajin aja, ternyata  pintar juga. di kasus ini aku sedikit ingin menyentil, betapa cepatnya  dia memberi adik pada si kakak, wakakak <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/shade.png" alt="" />, padahal dengan menyusui itu bisa jadi kontrasepsi alami, walo ada kemungkinan gagal juga.</p>
<p>aku dengar cerita ini dari suamiku, tentang seorang John Lennon,  mendiang vokalis the Beatles. Jadi setelah punya anak dengan Yoko Ono,  klo ga salah nama anaknya Jule, trus jadi judul lagu ‘Jude”, Lennon  selama 3 tahun pertama kehidupan anaknya itu dia ga kerja. Dia dan  istrinya hanya mengasuh si kecil aja. Ya ga masalah dengan keuangan,  duitnya kan banyak, setelah lewat 3 tahun, baru deh John Lennon kerja  lagi. 3 tahun itu kan masa Golden Age, dimana pembentukan otak,  kepribadian, mental, terbentuk. Pengennya sih aku dan suami jg kaya  gitu, selama Raizi 0-3 tahun, kita ya ngasuh dia aja, cuma sayangnya  kita ga sekaya John Lennon <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/tongue.png" alt="" /></p>
<p>ni kok kayanya postinganku ga nyambung ya? <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" alt="" /></p>
<p>intinya sih begini yaa.. dalam tahun2 pertama kehidupannya, seorang  anak membutuhkan suatu sistem pengasuhan yang berperan dalam pembentukan  karakternya. Orangtua terutama ibu seharusnya menjadi orang yang paling  dekat, paling berperan dalam melalui Golden Age itu. trus apa  hubungannya sm ASI ya?<br />
ASI adalah sumber makanan utama bayi hingga mencapai 1 tahun, dan akan  lebih sempurna jika diteruskan sampai 2 tahun, sebagaimana tercantum  dalam AlQuran.<br />
pemberian ASI eksklusif  selama 6 bulan pertama, dilanjutkan hingga 2  tahun, dengan memberikan makanan bergizi, disertai dengan pengasuhan  secara tepat dan penuh kasih sayang, akan membentuk karakter anak yang  sehat, percaya diri, ceria, pokonya dll yang baik2.<br />
Mau bagaimana metodenya, menyusui langsung bagi FTM, ato memberikan ASIP  bagi WM, yang jelas ASI adalah hak anak. Segala kandungan makanan yan  terbaik ada di dalam ASI, dan rasanya kurang adil bagi si anak klo kita  sebagai ibu ga memberikan haknya, misal dengan memberikan susu  pengganti, alias si sufor itu.<br />
Mungkin para ibu yang sebenernya ingin memberikan ASI tp ga bisa karna  berbagai faktor, pasti akan mencela tulisanku. Terutama bagi mereka yang  bekerja. Aku cuma ingin ngasih pendapat aja. Mengejar karir itu ga akan  ada habisnya (kecuali klo kita meninggal ya), tp masa2 golden age  seorang anak itu ga kan pernah kembali. So.. for mommies… yuk kita  berkarir jadi ibu aja, sengganya pada masa golden age itu. klo anak udah  sekolah n banyak kegiatan, klo masih ada keinginan berkarir di  kantoran, boleh deh, tp tetap anak ga boleh dicuekin ya. Jangan khawatir  ga bisa memenuhi kebutuhan. Rezeki Allah itu sudah ada pembagiannya,  mungkin aja dengan berkarir jadi ibu, penghasilan ayah jadi dobel, amin.  Jadi stay at home mom juga bisa menghasilkan, contohnya seperti  mommaraizi dan bunda2 lain yg berbisnis onlen.</p>
<p>Klo dipikir2, postinganku ini harusnya bisa jadi beberapa tulisan ya, tp ga pa pa deh, mumpung lagi ada di otakku, hihi.</p></blockquote>
<p>ituuuu&#8230;. tulisanku bbrp bulan lalu (eh kayanya setaun yang lalu deh)</p>
<p>inget itu kenapakah??? karna kemaren baruuu aja ikutan seminar kontroversi vaksin, eh judulnya sih bedah buku tp aku ga punya bukunya, kekekek.. sebagian besar isi bukunya sih udah pernah baca dari hasil tanya2 mbah gugel.</p>
<p>Salah satu pembicaranya yaitu Dr. Henny Zainal.. which is punya gelar dokter tapiii ga berprofesi sebagai dokter karna eh karena punya pandangan yang berbeda terhadap vaksin.. hmmm ada apa ya dengan vaksin? nantilah ku posting (mungkin udah pada tau yak, kekekek) .</p>
<p>About this doctor.. i wanna share about her story.. but&#8230; wawancara dulu yahh..</p>
<p>kayanya pikiran rada kesambet dikit nih.. udah lama ga posting tiba2 mau wawancara orang, hehe..</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2012/05/09/about-asi-again/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Toilet trainingnya Raizi</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2012/02/24/toilet-trainingnya-raizi/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2012/02/24/toilet-trainingnya-raizi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 00:29:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Raizi]]></category>

		<category><![CDATA[family]]></category>

		<category><![CDATA[mom's life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[setelah lama ni blog dianggurin karena kesibukan (gaya euy) bisnis dan ngurus Raizi (20 bulan), rindu jg nulis.. Nulis apa ya? kayanya cerita hidup saya ga jauh2 dari rumah dan usaha yg lagi dirintis ini.. seputaran Raizi deh..
Sampai 19 bulan, Raizi full pake popok kain.. tapi akhir2 dia menunjukkan tanda2 udah ngeh klo pengen buang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>setelah lama ni blog dianggurin karena kesibukan (gaya euy) bisnis dan ngurus Raizi (20 bulan), rindu jg nulis.. Nulis apa ya? kayanya cerita hidup saya ga jauh2 dari rumah dan usaha yg lagi dirintis ini.. seputaran Raizi deh..</p>
<p>Sampai 19 bulan, Raizi full pake popok kain.. tapi akhir2 dia menunjukkan tanda2 udah ngeh klo pengen buang air, misal tiba2 pegang2 area popoknya n pas di cek ternyata basah, dan klo mau pup suka nyamperin dan memasang muka serius ekspresi ngeden.. sejak itu saya putuskan untuk toilet training saja.</p>
<p>Sebenernya sejak usia 1 taunan Raizi mulai dilatih sedikit2, dengan mengajaknya ke kamar mandi ketika malam sebelum tidur dan pagi2 pas bangun tidur, konon itu adalah waktu2 dimana manusia sering pipis. beberapa hari berjalan lancar, kadang pipis, kadang ga.. tp ga lama semuanya kacau, Raizi ga mau lagi diajak pipis di kamar mandi, ngamuk2 dia tiap mau diajak. Yasudahlah sejak saat itu saya membiarkannya, dan memutuskan sampai dia benar2 siap, perkiraan saya 2 taun..</p>
<p>Tapi mendekati 18 bulan tiba2 Raizi menunjukkan tanda2 itu. Beberapa kali benar dan ga jarang meleset.. frekuensinya masih sering.. coba deh lepas popok.. 1 minggu pertama loloosss&#8230; ngompol dmn2, kecuali di kasur/kursi, tampaknya dia tau di tempat2 itu klo diompolin susah bersihinnya, hehe.. sesaat sebelum pipis, dia akan mengambil posisi berdiri di lantai. Kalo malem sih masih pake popok, tp memang sudah sejak lama dia jarang ngompol. Ritmenya begini.. klo sesaat sebelum jam 9 malam dia udah pipis, maka sampe pagi ga akan pipis.. tp klo belum pipis sebelum jam 9, misal pipis jam 7, pasti tengah malem ngompol.</p>
<p>bener kata banyak orang, melatih pipis lebih sulit daripada melatih pup. Kalo pup kan ketauan dari ekspresi muka dan gerak tubuh, <img src='http://theonlyossy.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> dan sejak saya beli pispot anak, dia tau klo disitu bisa pup.</p>
<p><span id="more-67"></span></p>
<p>dalam 1 minggu pertama itu saya dan asisten yang bantu jagain Raizi selalu bilang , &#8221; Raizi klo mau pipis bilang ya.&#8221; dia pun mengangguk&#8230; tau ngerti tau ngga deh, kekekek.. dan emang ga sesulit yang saya kira.. 1 minggu kemudian sedikit demi sedikit dia udah mulai bisa bilang.. Pis pis trus dibawa ke kamar mandi, eh bener currrr&#8230; keluar deh tu air mancur.. soal ngomong pis sih udah dari lama, tiap dia dicebokin abis ngompol dia suka bilang pis trus nunjuk2 ke area pipisnya.. waktu seminggu pertama jg dia udah mulai bilang tp bilangnya pas udah banjir di lantai..</p>
<p>jadi sekarang pas 20 bulan bisa dibilang Raizi udah lulus toilet training.. udah bisa bilang, udah bisa menahan pipis sampe tiba di kamar mandi, ngga ngompol dan klo tengah malem mau pipis suka bangun. Senennnggg deh udah bisa mengajari 1 lagi tahap kemandirian anak.. dan tambah seneng karena cucian tiba2 menyusut drastis. Yang biasanya 2 hari sekali nyuci, sekarang paling 4 hari sekali itu jg pakaian aja..</p>
<p>Tapi ada yang bikin keki.. Pipis dijadikan akal bulus..</p>
<p>Jadi begini, di rumah ayah saya itu masih tinggal juga kakak saya dan istrinya. Letak kamar saya di depan sedangkan letak kamar kakak di belakang bersebelahan dengan kamar mandi.. Klo udah waktunya tidur dan Raizi tau uwaknya itu masih beraktifitas, maka dia pengen main terus. Karna saya ingin menerapkan disiplin sedari kecil, yaudah klo waktunya tidur harus di kamar.. tp dia nangis sejadi2nya.. Mas Yogi sempat luluh dan mau membiarkan Raizi main, tp saya keukeuh dia harus tetap di kamar. Saya dieeemmm aja sementara Raizi &#8216;ngagoak&#8217;, eh tiba2 dia diem, trus bilang Pis pis.. (padahal beberapa menit sebelumnya dia habis pipis di kamar mandi).. jadi tau deh itu cuma akal bulusnya aja.. ga saya turutin tuh bodo deh klo emang mau pipis ngompol aja toh udah pake popok (klo bobo malem masih pake) , trus nangis lagi sambil nyamperin.. ternyata masih usaha juga dia bilang pis pis.. hadeeuuhhh kok bisa ya anak sekecil itu punya akal bulus.. bener aja, sampe pagi tuh popok masih kering aja.. aje gileee&#8230;</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2012/02/24/toilet-trainingnya-raizi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cingciripit</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/11/15/cingciripit/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/11/15/cingciripit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 23:38:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Raizi]]></category>

		<category><![CDATA[family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Cingciripit.. tulang bajing kajepit..
entah apa artinya, itu permainan ala orang sunda. cara mainnya rame2 naruh telunjuk di telapak tangan 1 orang trus pas kata &#8220;kajepit&#8221;, si orang yg jaga (yg buka telapak tangan) akan menutupkan semua jari2nya, yg telunjuknya terjepit dia kalah. Ga tau juga kalahnya ini bakal ngapain.
Permainan buat anak kecil sih.. dan inilah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cingciripit.. tulang bajing kajepit..</p>
<p>entah apa artinya, itu permainan ala orang sunda. cara mainnya rame2 naruh telunjuk di telapak tangan 1 orang trus pas kata &#8220;kajepit&#8221;, si orang yg jaga (yg buka telapak tangan) akan menutupkan semua jari2nya, yg telunjuknya terjepit dia kalah. Ga tau juga kalahnya ini bakal ngapain.</p>
<p>Permainan buat anak kecil sih.. dan inilah permainan sosial pertama yang Raizi ngerti. Suatu hari pas lagi makan (biasa di mejanya), Raizi lagi GTM. Iseng aja saya sodorin telapak tangan trus nyanyi &#8216;cingciripit&#8217; . Saya tarik telunjuknya untuk nunjuk2 telapak tangan saya, eh dia kesenengan. Mau makan lagi deh horeee&#8230; tapiii main cingciripitnya juga jadi terus2an. Klo bilang udahan, dia malah geleng2 mau nangis..</p>
<p>MAIN&#8230; maunya main dan main.. Main sama anak tetangga (direbut mainan/makanannya diem aja), Main sama Aiko (jadi ikutan naek2 meja deh), Main sama papa (minta kuda2an terus), main sama mama (minta mimik mulu), main sama opa (opanya bobo aja_sambil ngelus2 kepala opa yg botak).</p>
<p>Yaudah.. main gitar ajaa</p>
<div id="attachment_66" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-66" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/11/p1010088-225x300.jpg" alt="jreeenng" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">jreeenng</p></div>
<p>Klo udah dengar petikan gitar masyogi, Raizi langsung ngibrit nyamperin. Sebelumnya celingak celinguk dulu nyari gitarnya sendiri. Dengan gaya kaki dinaikin ke meja sebelah, Raizi memetik gitar sambil nyanyi ga jelas.. Trus rebutan pick. Ga dapet pick, pake hp. hadeehhh, udah bejat deh tuh hp.. dibanting2. Somebody pleasee give me hp, hehe.</p>
<p>Lanjut lagi ntar, masih banyaakk cerita tentang si buah hati</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/11/15/cingciripit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Raizi oh Raizi</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/10/25/raizi-oh-raizi/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/10/25/raizi-oh-raizi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 08:05:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Raizi]]></category>

		<category><![CDATA[family]]></category>

		<category><![CDATA[mom's life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Sumpaaahh, baru kali ini saya punya anak.. Udah sering denger tentang kelakuan2 lucu bin ajaib seorang anak kecil, dan baru kali ini saya merasakannya. Kemaren2 ga kepikiran buat cerita2 banyak, trus inget pesan teh erry untuk posting cerita2 waktu anak masih kecil biar nanti suatu saat bisa diliat2 (eh bener gini ga ya pesannya? hihi)
Mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumpaaahh, baru kali ini saya punya anak.. Udah sering denger tentang kelakuan2 lucu bin ajaib seorang anak kecil, dan baru kali ini saya merasakannya. Kemaren2 ga kepikiran buat cerita2 banyak, trus inget pesan <a href="http://erryandriyati.blogdetik.com/">teh erry</a> untuk posting cerita2 waktu anak masih kecil biar nanti suatu saat bisa diliat2 (eh bener gini ga ya pesannya? hihi)</p>
<p>Mau cerita darimana dulu ya? diinget2, huaahhh ternyata banyaaakkk banget, yaudah ditulis di buku dulu biar ga lupa. Ceritainnya dikit2 deh, jadi mulai saat ini saya akan banyak cerita tentang tingkah polah raizi yang semakin menggemaskan. (makanya kemaren ubek2 postingan2 teh erry dulu <img src='http://theonlyossy.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>Sekarang Raizi 16 bulan. Karena bodynya yg lumayan aduhai, saya sering ditanya sm orang2, &#8220;susunya apa?&#8221; dengan bangga saya jawab &#8220;Alhamdulillah ASI&#8221;. Untuk seumuran dia, Raizi terbilang subur. Dengan postur badan seperti itu, syukurlah dia aktif, sangaaaattttttt aktif. Pecicilan banget, jalan kesana kemari, nyolek sana, nyolek sini. Cuma 2 hal yang bisa bikin dia diem. Pertama, nyusu. Kedua, tidur. Mending klo habis nyusu tidur. Klo habis nyusu masih melek, itu tandanya dia baru isi bensin aja alias akan pecicilan lagi..</p>
<p>Jadi inget cerita teh erry tentang fathir yang suka tiduran di lantai. Diperhatiin, ternyata Raizi juga suka. Tapi kayanya ga sedoyan Fathir, hihi. Apalagi lantai di rumah dari ubin jaman dulu yang dingiiin. mungkin enak adem kali ya? Dan yang patut disyukuri juga kebiasaan Fathir ga nular ke Raizi, yaitu suka mencet dispenser dan bikin dapur banjir. Saya pernah posting Raizi baru bisa berdiri trus mencet dispenser. Takut kejadian juga, akhirnya tuh dispenser pindah posisi aja. Awal2nya Raizi masih suka mindik2 ngedeketin dispenser, tapi selalu saya larang. Alhamdulillah sekarang udah ga pernah mencet dispenser lagi. Mungkin dia udah ga peduli dengan benda itu, yeeeayyy&#8230;</p>
<p>Walaupun begitu, hidup tetap ga tenang kalau Raizi sedang beraksi. Benda apaaa aja yang kita pegang pasti dia pengen ikut megang. Apalagi laptop. Ga boleh deh kita asik2 internetan, pokonya dia harus ikutan mencet2 mouse n keyboard. Akhirnya saya punya akal. Kebetulan ada keyboard rusak, ditaro lah di depan laptop. Ceritanya kita juga mencet2 keyboard yang itu. Tapi ga bisa diboongin juga. Tuh keyboard rusak didorong ke samping. Pinteeeerrr.</p>
<p>Emang anak jaman sekarang generasi gadget. Senengnya pegang hp. Dikasih backberry (BB2an), dia ga mau. Nunjuknya pasti ke hp beneran, tau aja.. Untungnya hp saya masih hp jadul, yang klo dibanting juga ga nyesek2 amat. (Ntar klo beli yg mahal ga bakal saya kasih unjuk).<br />
Selain gadget, benda apapun yang saya pegang pasti pengen direbut. Buku, majalah, koran, pulpen, apalagi makanan..</p>
<p>Kalo orang Sunda bilang, celamitan, kabitaan. Ga boleh liat orang makan, langsung mulutnya nganga, kaya ngarep dikasih. Alhamdulillah emang ga susah makan. Mudah2an ini berkat mpasi rumahan dan blw jadi Raizi senang dan menikmati waktu makannya.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-64" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/p10100021-300x225.jpg" alt="MINUUM" width="300" height="225" /></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/10/25/raizi-oh-raizi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat popok kain sendiri</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/10/06/membuat-popok-kain-sendiri/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/10/06/membuat-popok-kain-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 02:26:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Popok Kain]]></category>

		<category><![CDATA[clodi]]></category>

		<category><![CDATA[mom's life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Popok kain modern sekarang lagi usuuumm&#8230; apalagi liat di internet tuh beuuhh banyak ajah yg jualan (termasuk eike, hoho). Berhubung punya turunan tukang jait, penasaran juga cara bikinnya pegimane yah, tanya2 sm om gugel, ada jg beberapa, diantaranya ini dan ini, ini juga. Nyari videonya, banyakan orang luar, yah ga pa pa deh, berguru dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left">Popok kain modern sekarang lagi usuuumm&#8230; apalagi liat di internet tuh beuuhh banyak ajah yg jualan (termasuk eike, hoho). Berhubung punya turunan tukang jait, penasaran juga cara bikinnya pegimane yah, tanya2 sm om gugel, ada jg beberapa, diantaranya <a href="http://enphilia.multiply.com/journal/item/2">ini</a> dan <a href="http://rumahardany.web.id/?p=87">ini</a>, <a href="http://garasililisland.blogspot.com/2011/02/my-first-handmade-cloth-diaper.html">ini </a>juga. Nyari videonya, banyakan orang luar, yah ga pa pa deh, berguru dari bule.</p>
<p style="text-align: left">Pernah bikin model pocket, AIO, AI2, tapiii yang sekarang mau saya posting itu model fitted diaper (mungkin yg lainnya next time yah)</p>
<p style="text-align: left">Fitted diaper adalah salah satu jenis popok kain modern (apa klasik ya?) yang semua bahannya bisa menyerap air, ga waterproof makanya klo ga mau rembes ke bajunya dilapis diaper cover lg. Bentuknya udah praktis, pake elastic dan velcro.</p>
<p style="text-align: left">Mareee kita mulai.</p>
<p style="text-align: left">Pertama siapin bahan2nya dulu</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: left">
<dl>
<dt><img class="size-medium wp-image-52" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/bahan-300x225.jpg" alt="pola, kain flanel, velcro, elastic" width="300" height="225" /></dt>
<dd>pola, kain flanel, velcro, elastic</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: left">Untuk bahan fitted, saya pake flanel bekas bedong Raizi waktu bayi (sudah terbukti bisa nyerap air, hehe). Flanel merupakan salah satu bahan yang baik buat jd fitted (ini kata orang2 bule di video).<br />
Polanya bikin sendiri, nyontek ukuran clodi beli sedikit dimodifikasi sesuai ukuran Raizi n pengennya lebih trim di bagian selangkangan. <span style="text-decoration: line-through">uuppss, ada gambar pak ustad, maaf ya..</span></p>
<p style="text-align: left">Trus kita gunting bahannya..</p>
<p style="text-align: left"><span id="more-51"></span></p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: left">
<dl>
<dt><img class="size-medium wp-image-53" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/gunting-pola-300x225.jpg" alt="menggunting bahan sesuai pola" width="300" height="225" /></dt>
<dd>menggunting bahan sesuai pola</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: left">Pola dilipat simetris, dan ditaruh di atas kain yang juga dilipat (biar kanan-kiri nya sama). Beri jarum di pinggir pola, trus gunting melebihi sisi pola untuk jahitan. Lebih bagus klo di beri garis dengan kapur biar lebih rapi. <span style="text-decoration: line-through">Duuuh tuh pak ustad senyum2, jadi malu..<br />
</span>Buat 2 lembar dengan pola yang sama, 1 untuk bagian dalam (inner) dan 1 untuk bagian luar (outer)<br />
Gunting bentuk persegi panjang untuk bagian soaker pad (penyerap). Saya buat 6 lembar (menyesuaikan bahan yg ada)</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: left">
<dl>
<dt><img class="size-medium wp-image-54" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/siap-jahit-300x225.jpg" alt="siap untuk dijahit" width="300" height="225" /></dt>
<dd>siap untuk dijahit</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: left">Siapkan juga elastic untuk di bagian belakang dan samping, juga velcro untuk di bagian depan.</p>
<p style="text-align: left">Jahit soaker pad di tengah2 salah satu lembar kain (inner)</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: left">
<dl>
<dt><img class="size-medium wp-image-55" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/jahit-soakerpad-300x225.jpg" alt="menjahit soakerpad" width="300" height="225" /></dt>
<dd>menjahit soakerpad</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: left">Soaker pad di taruh di tengah2 dan diberi jarum. Jahitnya di bagian dalam (bagian yg jelek). Jahit keliling.</p>
<p style="text-align: left">Setelah soaker pad terjahit, kita akan menjahit sekeliling kain sesuai pola, jahitannya di bagian dalam. Bagian kain yang luar (yg bagus) saling berhadapan, jadi posisi soaker pad ada di luar. Beri jarum di sekelilingnya, dan beri tanda untuk elastic.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: left">
<dl>
<dt>jahit keliling<img class="size-medium wp-image-56" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/tanda-elastic-300x225.jpg" alt="jahit keliling" width="300" height="225" /></dt>
</dl>
</div>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: left">Mulai jahit dari bagian depan, terus mengelilingi pola popok, sisakan lubang untuk membalik. Jahit ujung2 elastic pada tanda yang sudah dibuat. Setelah dijahit, balikkan sehingga bagian bagus ada di luar dan soaker pad ada di dalam.<br />
Sekarang kita akan melakukan top stich, klo bahasa tukang jahit itu &#8216;ditindih&#8217;. Biar lebih rapi dan memudahkan menjahit dengan mesin, sebelum di tindih, jahit jelujur dulu dengan tangan, terutama di bagian elastic harus ada di dalam jahitan, nempel ke sambungan. Kalo udah jago sih, ga dijelujur jg bisaaa&#8230; Untuk bagian lubang, boleh dijahit boleh ngga. Klo ga dijahit, nanti bisa ditambah penyerap lagi (jadi pocket).</div>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: left">Jahit nyooook</div>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: left">
<dl>
<dt><img class="size-medium wp-image-57 " src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/topstich-300x225.jpg" alt="Jahit tindih sekeliling popok" width="300" height="225" /></dt>
<dd>Jahit tindih sekeliling popok</dd>
</dl>
</div>
<p>Di bagian elastic, jangan lupa ditarik sesuai panjang kain. Karena udah di jelujur, jadi lebih mudah kaaann&#8230;</p>
<p>Sekarang, jahit velcro di bagian depan (velcro-nya yang sisi halus, loop)</p>
<div id="attachment_58" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-58" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/jahit-loop-300x225.jpg" alt="Jahit loop di bagian depan popok" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Jahit loop di bagian depan popok</p></div>
<p>Bagian hook (yang kasar), dijahit di bagian pinggang</p>
<div id="attachment_59" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-59" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/jahit-closure-300x225.jpg" alt="jahit closure sekalian dengan laundry-tab" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">jahit closure sekalian dengan laundry-tab</p></div>
<p>Trussss</p>
<div id="attachment_60" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-60" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/10/jadi-300x225.jpg" alt="taraaa...jadi dehhh" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">taraaa...jadi dehhh</p></div>
<p>baru nyadar ternyata soaker-pad nya kepanjangan, wekekekek.. ga apa2 lah yang penting jadi.</p>
<p>Begitulah caranya membuat popok kain ala Ossy <span style="text-decoration: line-through">setelah nyontek dr youtube</span>. Kalo ada yang udah bikin juga kasitau2 yah.. Klo ada yg mau nanya2 boleehh, klo ga bisa bikin sendiri juga boleh pesen di saya, <img src='http://theonlyossy.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> (teuteup otak bisnis)</p>
<p>cheeersss&#8230;</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/10/06/membuat-popok-kain-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Raizi 15 bulan</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/09/29/raizi-15-bulan/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/09/29/raizi-15-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 08:11:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[Raizi]]></category>

		<category><![CDATA[family]]></category>

		<category><![CDATA[mom's life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Bayi kecilku sekarang sudah 15 bulan, sudah 1 taun lebih, bukan bayi lagi huuhuhuuhu.. toddler alias batita. Makin tua aja nih gw
Alhamdulillah jalannya udah lancar kaya jalan tol, malah sekarang seperti ingin lari.. cepeeett, eh kejungkel jempol, jatuh dehh.. Sedikit flashback.. Raizi mulai berdiri pegangan pas 6,5 bulan, belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_48" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-48" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/09/dsc06511-300x200.jpg" alt="Raizi mau main pianoo" width="300" height="200" /><p class="wp-caption-text">Raizi mau main pianoo</p></div>
<p>Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Bayi kecilku sekarang sudah 15 bulan, sudah 1 taun lebih, bukan bayi lagi huuhuhuuhu.. toddler alias batita. <span style="text-decoration: line-through">Makin tua aja nih gw</span></p>
<p>Alhamdulillah jalannya udah lancar kaya jalan tol, malah sekarang seperti ingin lari.. cepeeett, eh kejungkel jempol, jatuh dehh.. Sedikit flashback.. Raizi mulai berdiri pegangan pas 6,5 bulan, belum bisa duduk tuh. Merayap lanjut merangkak pas 7 bulan, baru duduk 8 bulan. Berdiri mah teuteuup. 9 bulan merambat.. kursi.. kasur, meja, saya, mas yogi, opanya, semua dirambatin.. tp belum bisa berdiri tegak sendiri tanpa pegangan. 10 bulan, 11 bulan, 12 bulan, mulai berjalan 1-2 langkah. 5-6-7 langkah, horeee&#8230;</p>
<p><span id="more-47"></span></p>
<p>Mama kasih alat bantu yaa..</p>
<div id="attachment_49" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-49" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/09/tempee-1070-300x225.jpg" alt="jalan2 pake moonwalk sm papa" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">jalan2 pake moonwalk sm papa</p></div>
<div id="attachment_50" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-50" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/09/tempee-1137-300x225.jpg" alt="pake bambu berputar" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">pake bambu berputar</p></div>
<p>Yang alat bambu malah ga mau tuh raizi, dieemm aja, ujungnya aja dikorek2.. <img src='http://theonlyossy.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>GIGI. Baru ada 6 dengan susunan 2 dibawah 4 diatas. Numbuh pertama usia 10 bulan. Kalo kata orang sih telat karna biasanya numbuh gigi pertama usia 6-7 bulan, malah Aiko ponakan saya pas 4 bulan. Tapi klo kata textbook siih, batasnya 1 taun, klo belum numbuh gigi 1pun musti dibawa konsul ke Drg.<br />
Pernah baca bahwa makanan bisa merangsang tumbuhnya gigi, terutama dengan metode BLW, jd baby lebih aktif mengunyah. Kalo saya masih keukeh pada kalimat &#8220;semua ada masanya&#8221;.<br />
Seperti yang lainnya Raizi mulai MPASI setelah 6 bulan. Karna belum tau soal BLW, jd yg konvensional sajalah, yang penting homemade. Pas 8 bulan tau soal BLW, tertarik menerapkan jg. Tapi belum ada tanda2 tuh si gigi mau hadir. Padahal dengan BLW, semua sayur/buah dia gigit2.  Nah klo si Aiko, belum makan aja udah numbuh gigi. Pas MPASI pun pake bubur instan, ga pake BLW. Tapi pas 1 taun, giginya udah banyak aja.</p>
<p>BICARA. Sampe saat ini belum ada kata yg jelas. Mama, cuma diucapkan klo kebelet mimik. Papa, belum kedengeran tuh. Padahal sebelum 1 taun suka ngoceh &#8216;mamapapa, mamapapa&#8217;. Yang paling ketara tuh klo mau minum, bilang &#8220;nyuum&#8221; trus klo makan &#8220;nyaamm&#8221;.</p>
<p>Amazing rasanya melihat perkembangan Raizi dari hari kehari. Dari yg ga ngerti apa2 sekarang mulai paham.. Klo disuruh ambil barang udah mulai ngerti, terutama klo disuruh ambil boneka kesayangannya, &#8216;Kinci&#8217;, pasti langsung ngambil.</p>
<p>Kalo diceritain semua panjang amat ya? hehe, pokonya banyaaakkk deh, makin macem2 aja tingkah polahnya.</p>
<p>Belum bisa pipis n pup sendiri di toilet. Mungkin pas nanti 1,5 taun baru toilet training. Saya belum siap euy, hehehe.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/09/29/raizi-15-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>lomba (lagi)</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/09/10/lomba-lagi/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/09/10/lomba-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2011 12:49:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<category><![CDATA[KPK]]></category>

		<category><![CDATA[Popok Kain]]></category>

		<category><![CDATA[Raizi]]></category>

		<category><![CDATA[lomba]]></category>

		<category><![CDATA[clodi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[bener2 kaboler nih.. saking sibuknya di grup Komunitas Popok Kain (gaya, sok sibuk), blog ini terlantarrrrr&#8230; hhhh, musti pinter atur waktu buat tetep eksis sebagai blogger.. caelaahh..
interupsi ah, mau nongolin Raizi dulu
sooo, apa sih kesibukan saya di grup KPK? selain jadi satpam, juga bikin lomba bareng temen2, ituu yg ajang pemilihan duta KPK.. Alhamdulillah banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>bener2 kaboler nih.. saking sibuknya di grup <a href="http://www.facebook.com/groups/166676086716407/">Komunitas Popok Kain</a> (gaya, sok sibuk), blog ini terlantarrrrr&#8230; hhhh, musti pinter atur waktu buat tetep eksis sebagai blogger.. caelaahh..</p>
<p>interupsi ah, mau nongolin Raizi dulu</p>
<div id="attachment_45" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-45" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/09/dsc06492-300x200.jpg" alt="lebaran ke jakarta" width="300" height="200" /><p class="wp-caption-text">lebaran ke jakarta</p></div>
<p>sooo, apa sih kesibukan saya di grup KPK? selain jadi satpam, juga bikin lomba bareng temen2, ituu yg ajang pemilihan duta KPK.. Alhamdulillah banyak yg mau jadi sponsor, n kebanyakan produsen popoknya.. wiihiii&#8230; yang mau lihat pemenangnya <a href="http://kompoka.blogspot.com/p/duta-kpk.html">terjun ajah kesini</a></p>
<p>oh iyaa, better late than never.. met idul fitri 1432 H, taqoballahu minna wa minkum, maaf lahir batin yaa</p>
<p><span style="text-decoration: line-through">sekarang jadi ga nyusun begini postingannya..</span></p>
<p>lomba selanjutnya yaitu Lomba menulis pengalaman berpopok kain di kampung halaman.. Buat yang mudik tentunya akan jadi pengalaman yang menarik doong, apalagi di kampung halaman yang mungkin aja lokasinya nyempil, orang2nya yang masih belum tau, belum lagi dengan ortu/mertua yang mungkin kurang sreg dengan pilihan memakai popok kain untuk si buah hati. Kalo ada yang mau ngikut silahkan kirim ke email &nbsp;<a href="mailto:kom.popokain@gmail.com" title="mailto:kom.popokain@gmail.com">kom.popokain at gmail.com</a> sebelum tanggal 13 september <span style="text-decoration: line-through">waduh 3 hari lagi doong</span>.. yahh, soalnya pengumumannya udah lama di grup KPK.. disini malah baru inget, hehehe..</p>
<p>ya begitulah.. mudah2an saya bisa mengatur waktu untuk blog ini juga.. amiin</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/09/10/lomba-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bolu pisang</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/08/02/bolu-pisang/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/08/02/bolu-pisang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 13:14:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<category><![CDATA[MPASI]]></category>

		<category><![CDATA[Resep]]></category>

		<category><![CDATA[cake]]></category>

		<category><![CDATA[puding]]></category>

		<category><![CDATA[Raizi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[
Semenjak Raizi tiba2 menolak pisang dan lebih memilih nasi, saya jadi mikir harus dibagaimanakan pisang supaya dia mau makan.. coba deh dibikin bolu aja..
Bahannya: 1 buah pisang ambon matang, 25 ml santan kental, 2 butir telur, 3 sdm gula pasir, 1/2 sdt sp (ga pake juga gpp), 50 gr terigu, 1/2 sdm maizena, 40 gr [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left">
<div id="attachment_42" class="wp-caption aligncenter" style="width: 378px"><img class="size-large wp-image-42" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/08/tempee-1154-1024x768.jpg" alt="kurang keliatan warna pisangnya yak?" width="368" height="277" /><p class="wp-caption-text">kurang keliatan warna pisangnya yak?</p></div>
<p style="text-align: left">Semenjak Raizi tiba2 menolak pisang <span style="text-decoration: line-through">dan lebih memilih nasi</span>, saya jadi mikir harus dibagaimanakan pisang supaya dia mau makan.. coba deh dibikin bolu aja..</p>
<p style="text-align: left"><strong>Bahannya</strong>: 1 buah pisang ambon matang, 25 ml santan kental, 2 butir telur, 3 sdm gula pasir, 1/2 sdt sp (ga pake juga gpp), 50 gr terigu, 1/2 sdm maizena, 40 gr margarin leleh<em>. dikit2 dulu takut gagal</em>, <img src='http://theonlyossy.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left"><span id="more-41"></span></p>
<p style="text-align: left"><strong>Caranya</strong>:<br />
- Haluskan pisang dengan garpu, campur dengan santan<br />
- Kocok telur, gula, dan sp sampai kental<br />
- Masukkan terigu yang udah diayak dengan maizena, aduk<br />
- Masukkan margarin leleh, aduk<br />
- Masukkan pisang sambil diaduk ringan<br />
- Tuang ke dalam loyang, panggang sampai matang</p>
<p style="text-align: left">Raizi doyan tapi ga sedoyan bolu wortel (ntar diposting), bagi2 ke anak tetangga deh..</p>
<p style="text-align: left">Mengenai pisang, tadinya Raizi doyaaan banget, sambil dimaem sendiri gitu, tapi ga tau kenapa jadi ga mau, mungkin bosen kali ya, ato turunan masyogi yang ga doyan pisang kecuali pisang goreng.. Pernah kita kondangan ada pisang ambon, coba2 kasih ke Raizi, eh dia mau. Pas besoknya nyoba kasih pisang lampung, sukses ditolak dengan geleng2, dipegang bentar trus langsung disodorin lagi ke mamanya.. n minta nasi, hadeeuuh, Raizi mah orang Indonesia banget deh.. hehe.</p>
<p style="text-align: left">Pepaya juga jadi tiba2 ga mau, nyoba bikin puding pepaya susu..</p>
<p style="text-align: left">
<div id="attachment_43" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-43" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/08/tempee-1157-300x225.jpg" alt="lucu2 kaaan" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">lucu2 kaaan</p></div>
<p>Pas pepayanya diblender, eh ternyata mau.. ya ampuuun taunya bosen gigit pepaya sendiri, pengen dilembutin, atuh balik lagi jadi bayi ya, hehe</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/08/02/bolu-pisang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Donat Ubi</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/07/30/donat-ubi/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/07/30/donat-ubi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jul 2011 02:33:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<category><![CDATA[Resep]]></category>

		<category><![CDATA[camilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Suka dengar donat kentang? tadinya pengen bikin itu, tapi kentangnya ga ada, adanya ubi merah, dicoba aja yuuukk
Bahannya:
- 400 gr terigu
- 250 gr ubi kukus
- 1 bungkus ragi instan (fermipan)
- 1/2 sdt bread improver (tapi saya ga pake, lupa naronya dimana ;-P )
- 4 buah kuning telur
- 250 ml susu hangat
- 75 gr margarin, lelehkan
Caranya:

- [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suka dengar donat kentang? tadinya pengen bikin itu, tapi kentangnya ga ada, adanya ubi merah, dicoba aja yuuukk</p>
<p>Bahannya:</p>
<p>- 400 gr terigu<br />
- 250 gr ubi kukus<br />
- 1 bungkus ragi instan (fermipan)<br />
- 1/2 sdt bread improver (tapi saya ga pake, lupa naronya dimana ;-P )<br />
- 4 buah kuning telur<br />
- 250 ml susu hangat<br />
- 75 gr margarin, lelehkan</p>
<p>Caranya:</p>
<p><span id="more-39"></span></p>
<p>- campur terigu, ubi kukus, ragi, bread improver, dan kuning telur. Aduk sambil tuang susu hangat sampai rata. Tuang margarin leleh, uleni sampai kalis.<br />
- bulatkan adonan, tutup serbet. diamkan 30 menit sampai mengembang 2 kali ukuran semula<br />
- kempiskan adonan, uleni lagi, tutup dan diamkan lagi selama 15 menit sampai mengembang<br />
- kempiskan lagi, timbang 40 gr ato dikira2 aja. bentuk bulat2, taro di atas piring yang ditaburi terigu, diamkan 10 menit.<br />
- goreng dalam minyak panas sambil ditusuk tengahnya dengan sumpit kayu, putar2 sumpit sampai membentuk lubang di tengah donat (kalo saya gagal, ga ahli <img src='http://theonlyossy.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> )<br />
- angkat, taburi gula halus</p>
<p>Sebenarnya ini resep camilan untuk batita, harusnya untuk Raizi ya, hehe, tapi karna pake gula belum saya kasih, jadi untuk orang gede dulu aja yaa, Raizi ntar dibikinin, tapi ga usah pake gula..</p>
<p style="text-align: center">
<div id="attachment_40" class="wp-caption aligncenter" style="width: 378px"><img class="size-large wp-image-40" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/07/tempee-1136-1024x768.jpg" alt="ancuuur abiiiis" width="368" height="277" /><p class="wp-caption-text">ancuuur abiiiis</p></div>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/07/30/donat-ubi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ajang pemilihan Duta KPK</title>
		<link>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/07/13/ajang-pemilihan-duta-kpk/</link>
		<comments>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/07/13/ajang-pemilihan-duta-kpk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 02:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ossyogi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[sekilas info]]></category>

		<category><![CDATA[clodi]]></category>

		<category><![CDATA[lomba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theonlyossy.blogdetik.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Kemaren udah ikutan lomba, sekarang bikin lomba.
KPK bukan Komisi Pemberantasan Korupsi looh, tapi Komunitas Popok Kain.. yaitu salah satu tempat tongkrongan nyak-babe (kebanyakan nyak sih) di fesbuk, yang makein anak oroknya popok kain modern (clodi tea), yang saya jualin ituuu promosi. Di bulan ini mau ngadain lomba foto tapi bukan sembarang lomba, melainkan Ajang Pemilihan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemaren udah ikutan lomba, sekarang bikin lomba.</p>
<p>KPK bukan Komisi Pemberantasan Korupsi looh, tapi <a href="http://www.facebook.com/groups/166676086716407">Komunitas Popok Kain</a>.. yaitu salah satu tempat tongkrongan nyak-babe (kebanyakan nyak sih) di fesbuk, yang makein anak oroknya popok kain modern (clodi tea), yang saya jualin ituuu <span style="text-decoration: line-through">promosi</span>. Di bulan ini mau ngadain lomba foto tapi bukan sembarang lomba, melainkan <a href="http://www.facebook.com/event.php?eid=126572987429726">Ajang Pemilihan Duta KPK</a>, yaa mirip2 pemilihan Putri Indonesia deh :)).</p>
<p>Begini pengumumannya:</p>
<blockquote><p>Komunitas Popok Kain tengah mencari ikon untuk menjadi duta KPK dalam rangka sosialisasi pemakaian popok kain untuk putra-putri tercinta. Semangat sehat dan sekaligus solusi hemat untuk buah hati dan ayah bunda.</p>
<p>Acara ini kami adakan sebagai sebuah upaya memasyarakatkan penggunaan popok kain bagi bayi dan balita guna mendukung gerakan go green sekaligus menjadi sebuah solusi persampahan baik di kota maupun pedesaan. Sebuah invest<span class="text_exposed_hide">&#8230;</span><span class="text_exposed_show">asi yang tidak mudah tapi berharga.</span></p>
<p>Yuk, ayah bunda. Gabung di ajang pemilihan duta KPK ini. Hadiah menarik menanti. Tak lupa jika berhasil jadi pemenang, foto buah hati tercinta akan terpampang di flyer sosialisasi penggunaan popok kain yang tersebar di seluruh online shop yang menjual popok kain.</p>
<p>Lomba diadakan dari tgl 18 Juli 2001 - 30 Juli 2011<br />
Tema: Cintai Produk Dalam Negeri<br />
Syarat:<br />
* Anggota KPK<br />
* Foto bayi usia 0-24 bulan<br />
* Setiap anggota hanya boleh mengirimkan 1 foto terbaiknya<br />
* foto harus menggunakan clodi dalam negeri ataupun homemade<br />
* pastikan clodi terlihat jelas di foto dan ekspresi bayi ceria<br />
* Sertakan cerita singkat mengapa memilih menggunakan clodi</p>
<p>Ketentuan:<br />
* Semua foto yang diikutsertakan menjadi milik KPK<br />
* Foto belum pernah diikutsertakan dalam lomba foto lain<br />
* Upload foto buah hati yanda dan bunda dalam album &#8220;Duta KPK&#8221;<br />
* Tidak berlaku ID Clone. Jika terjadi, peserta akan dikeluarkan dari perlombaan<br />
* Hadiah tidak dapat diuangkan</p>
<p>Ada 2 jenis pemenang: Pemenang dan Juara Favorit.<br />
Pemenang didapat dari hasil penjurian sedangkan Juara Favorit dari hasil vote terbanyak.</p>
<p>PEMENANG akan diumumkan pada 15 Agustus 2011. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.</p></blockquote>
<div id="attachment_38" class="wp-caption aligncenter" style="width: 420px"><img class="size-large wp-image-38" src="http://theonlyossy.blogdetik.com/files/2011/07/clodi-lomba-3-804x1024.jpg" alt="Flyer Ajang Pemilihan Duta KPK" width="410" height="522" /><p class="wp-caption-text">Flyer Ajang Pemilihan Duta KPK</p></div>
<p><span class="text_exposed_show"><br />
</span></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://theonlyossy.blogdetik.com/2011/07/13/ajang-pemilihan-duta-kpk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.910 seconds -->

